Game PC Offline Ringan Dan Terbaik (Update September 2018)

Game PC Offline Ringan Terbaik

Game PC Offline Ringan Terbaik

Game PC Offline Ringan Terbaik – Bermain merupakan obat paling manjur dalam mengusir kebosanan, akan tetapi tidak semua orang menggap game hanya sebagai pengusir bosan, ada juga tipe orang yang serius terhadap game, bukan hanya bermain-main seperti orang lainnya.

Apalagi di zaman modern seperti ini, bermain game pun bisa dijadikan sarana penghasil uang seperti menjadi seorang pemain game profesional seperti pemain DOTA 2 atau mungkin seorang Youtuber yang membahas game. Karena memang hasil yang didapatkan tidaklah sedikit, seperti contohnya turnament The International yang mempertandingkan game DOTA 2, total hadiah yang bisa didapatkan pada tahun ini mencapai rekor yakni sebesar 277 miliar, angka yang fantastis bagi sebuah turnamen game.

Akan tetapi kebutuhan hardware dalam memainkan game – game bagus keluaran terbaru semakin meningkat dari tahun ke tahun, tidak heran jika orang yang yang memiliki komputer dengan spek rendah akan merasa kecewa karena tidak dapat memainkannya. Walau begitu, tidak semua game yang lama itu jelek, bahkan ada game lama yang kualitas gameplay serta jalan cerita masih belum bisa ditandingi oleh game – game keluaran terbaru saat ini.

Game PC / Komputer Ringan Terbaik

Berikut ini daftar game terbaik yang bisa sobat mainkan dengan komputer atau laptop spek menengah ke bawah dengan cukup lancar. Disini saya menggunakan laptop dengan prosesor core i3 dengan intel HD Graphic 3000 dan sudah saya tes sendiri. Kesemua game ini adalah game offline yang sudah dirilis sejak dulu. Berikut ini sebagian dari daftar game tersebut :

1. Portal dan Portal 2

Game offline dari developer valve ini bisa terbilang sangat unik karena merupakan gabungan dari game action dan puzzle, mekanisme gameplaynya juga bisa terbilang unik karena menggabungkan metode fisika untuk mengatur pergerakan benda serta tembakan untuk membuat portal atau gerbangnya.

Portal 2

Portal 2

Setelah sukses dengan seri pertama, Valve menghadirkan Portal 2 empat tahun berselang, dengan engine yang sama serta keunikan yang sama pula. Walau menggunakan engine yang sama yakni Source, kualitas visual di seri kedua mengalami penigkatan yang cukup jauh, semua terlihat lebih natural saat ini seperti efek saat lingkungan hancur berkeping keping maupun pergerakan bendanya.

Puzzle atau teka teki dalam game ini tidaklah membosankan, malah terlihat sangat seru dan adiktif secara bersamaan. Sobat akan dibekali oleh senjata yang bernama Portal Gun, senjata ini tidak digunakan untuk menghabisi lawan, tapi digunakan untuk membuka gerbang atau portal.

Terdapat dua jenis portal yang bisa sobat tembakkan yakni portal biru dan portal orange. Begini mekanismenya, misalnya sobat menembakkan portal biru di tembok dekat sobat dan portal orange di atas, maka sobat bisa masuk ke portal biru tadi dan muncul dari portal orange, cukup simple seperti itu.

Tetapi hukum fisika yang diterapkan di game offline ini menuntut sobat untuk lebih hati hati, karena sobat tentu tidak ingin terjun dari portal yang letaknya jauh diatas bukan ? selain untuk memindahkan posisi sobat, portal ini juga bisa digunakan untuk memindahkan benda yang tentu saja dipengaruhi hukum fisika juga.

Portal yang bisa sobat buat hanya terbatas 2 buah, oleh karena itu sobat mesti memikirkan dengan baik baik sebelum membuat portalnya. Portal 2 tetap menjadi game puzzle yang terbaik seperti seri sebelumnya, terseru dan membutuhkan pemikiran yang kreatif dalam memainkannya , bahkan jika sobat hanya bisa memainkannya di resolusi 800×600 dengan semua grafik rata kiri atau bisa dibilang dengan pengaturan grafik terendah, saya tetap rekomendasikan game yang satu ini.

Baca Juga :  Senjata Fortnite: Battle Royale Terbaik (Update Desember 2018)

Alasan sobat perlu memainkan game ini bukanlah soal grafik, tetapi karena keunikan dari gameplaynya sendiri.

2. The Binding of Isaac : Rebirth

Versi original dari The Binding of Isaac terlihat bisa dimainkan di pc mana saja, tapi sesungghunya game ini memakan daya CPU cukup besar yang bisa menekan penggunaan CPU hampir ke titik maksimal. Setidaknya itu untuk versi klasiknya, sedangkan versi Rebirth-nya sendiri didesain lebih nyaman bagi laptop atau komputer sobat, karena versi ini menggunakan engine baru yang lebih ramah.

The Binding of Isaac : Rebirth

The Binding of Isaac : Rebirth

Ketika pertama kali sobat melihat game The Binding of Isaac, mungkin sobat tidak akan terlalu menaruh minat kepadanya, karena memang dari screenshot yang ditampilkan, tidak ada hal yang menarik sama sekali dari game ini. Akan tetapi, semua hal itu berubah saat sobat memainkannya, tingkat kesulitan game inilah yang menjadi daya tariknya. Tetapi terlepas dari itu, ada kontroversi yang menyelimuti game ini.

Sesuai dengan judulnya, The Binding of Isaac terinspirasi dari kisah nabi Ishak (Nabi Ismail kalau dalam versi Muslim) dimana Tuhan memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyembelih Nabi Ismail. Di game ini, sobat akan berperan sebagai Isaac yang harus menghindari ibunya karena berusaha membunuh sobat atas dasar perintah Tuhan. Tidak hanya cerita yang kontroversi, semua benda dan makhluk yang ada di game ini terasa menjijikkan seperti musuh yang berbentuk seperti feces, otak yang mengesot, musuh yang dipenuhi lalat dan sebagainya.

Tetapi semua itu bisa sobat hiraukan (jika bisa) karena daya tarik dari game ini terletak pada gameplaynya yang bisa membuat sobat ketagihan. Banyaknya hal dan rahasia di dalam game ini serta desain tiap level yang terbilang sangat sulit yang bisa membuat karakter sobat terbunuh setiap saat menjadikan katalis bagi sobat untuk terus mengulang dan mengulanginya lagi hingga berhasil.

Jika sobat penikmat game yang sangat susah ditamatkan dan tidak keberatan dengan grafik yang ditawarkan, maka sobat bisa memilih game dari developer Edmund McMillen dan Florian Himsl ini. Sobat juga bisa mencoba game yang sejenis seperti Dungeons of Dredmor, Spelunky, FTL and Rouge Legacy.

3. Pillars of Eternity

Pillars of Eternity membangkitkan kembali nuansa klasik RPG, yang bisa jadi kabar bagus  bagi sobat penikmat game RPG dengan pc spek rendah. Walaupun bukan seperti game terbaru yang lebih berfokus ke 3D Grafik, Pillars of Eternity ini seolah menjadi angin angin segar bagi semua gamer.

Pillars of Eternity

Pillars of Eternity

Rahasia kenapa game ini bisa berjalan mulus di pc ringan adalah karena proses pre-rendered backgroundnya serta pengurangan visual konten yang terlalu “wah”. Walaupun konten visual “wah” yang dikurangi, sobat tetap mendapatkan game yang terlihat menakjubkan tanpa harus menginstal beragam visual mod.

Baca Juga :  Build Lunox Terbaik (Gear, Spell, Emblem) Desember 2018

Walaupun dengan grafik yang 2.5D, Pillars of Eternity tetaplah seperti game RPG lainnya yang mengusung gameplay dan garis cerita yang kompleks serta karakter dan kelas yang unik. Sangat layak dimainkan bagi penggemar genre RPG.

4. Sunless Sea

Game lainnya yang seharusnya berjalan dengan baik di pc spek rendah adalah Sunless Sea. Game offline yang memberi sobat petualangan laut di dunia Victorian yang terbengkalai ini dibuat oleh developer dari Failbetter Games. Visual dari game ini terasa gelap dan kelam, apalagi didukung dengan efek suara dan musik yang minim, membuat pengalaman bermain sobat menjadi lebih mencekam.

Sunless Sea

Sunless Sea

Sunless Sea ini ibarat game survival yang memaksa sobat bertahan hidup di lautan tanpa matahari dengan banyak cara seperti menyelundupkan barang, memakan kru sendiri dan lain-lain. Untuk bisa melanjutkan game ini, sobat tidak hanya harus memperhatikan kondisi kapal, tapi kondisi dari suplai makanan hingga tingkat kewarasan sobat pun perlu diperhatikan. Sangat layak dicoba

5. Minecraft

Mungkin banyak dari sobat yang bertanya ke Google apakah pc sobat bisa memainkan Minecraft, dan kemungkinan jawabannya adalah iya. Game membangun sesuatu dari kubus yang tidak terbatas buatan developer Mojang ini tidaklah membutuhkan spek yang gila untuk bisa memainkannya.

Minecraft

Minecraft

Game ini membutuhkan otak untuk terus berimajinasi karena segala sesuatu yang sobat bangun didalamnya dibangun lewat kubus satu per satu, kecuali desain dunianya sendiri. Minecraft juga memuat nuansa game perang antara sobat dengan para monster seperti skeleton, zombie, creeper dan lain lain. Minecraft mempunyai 2 tipe permainan, yakni single player (offline) dan multi player (online), kedua mode ini sama sama serunya dan tetap membutuhkan imajinasi yang besar dari otak sobat. Di mode single playernya, sobat bisa memilih mode lainnya untuk bermain yakni survival, creative dan hardcore. Perbedaan tiap mode cukup simple yaitu

  • Di mode survival sobat diharuskan untuk bertahan hidup, seperti memburu atau mengumpulkan makanan, membangun tempat perlindungan dan menambang bahan tambang. Dibagi menjadi siang dan malam, disaat siang inilah waktunya sobat untuk melakukan kegiatan tadi karena pada saat malam, banyak monster yang bermunculan dan bisa membunuh sobat jika sobat tidak mempunyai tempat berlindung
  • Di mode creative inilah tempat sobat bisa berimajInasi sepuasnya karena sobat tidak perlu repot mencari bahan untuk membangun karena sudah disediakan serta tidak ada batasan dalam menggunakan bahan tersebut, monster juga tidak akan bisa melukai sobat sedikitpun bahkan cenderung tidak menyerang sobat
  • Di mode hardcore, sebenarnya hampir sama dengan mode survival, tapi akan terasa lebih sulit lagi karena bahan makanan dan hasil tambang yang sobat dapatkan menjadi lebih sedikit, apalagi diperparah dengan dengan spawn point playeryang biasanya berada di sebuah tempat terpencil tanpa apapun untuk bertahan hidup serta kalau sudah mati maka sobat tidak bisa melakukan respawn (hidup kembali) seperti mode lainnya.

Jika sobat mencari game offline terbaik berdasarkan dengan genre, maka sobat dapat silahkan klik untuk game RPG offline terbaik PC atau game strategi offline PC dan yang terkahir game FPS ringan terbaik PC. Selamat mencoba game – game di atas dan sampai jumpa di artikel TutorAplikasi.com selanjutnya.

Game PC Offline Ringan Dan Terbaik (Update September 2018) | Firza | 4.5
/* */
error: Content is protected !!